Menu
Sintesa Konveksi - Jasa Konveksi 100% Amanah & Terpercaya

Mengenal Jenis Screen Sablon dalam Teknik Sablon Manual

Teknik manual membutuhkan perangkat inti berupa screen sablon. Ada 2 bagian pada alat sablon ini, bagian bingkai dan satunya lagi bagian kain atau kasa. Pada umumnya ada beberapa jenis screen sablon bila digolongkan berdasarkan kategorinya. Dimulai dari yang kasar, sedang ataupun halus.

jenis screen sablon

Mengenal Screen Sablon


Screen sablon merupakan salah satu alat penting yang mendukung jalannya proses sablon kaos secara manual. Frame screen memiliki ukuran bervariasi mulai dari 20×30 cm hingga lebih dari 40×60 cm. Bagian ini berfungsi memberi bentuk dan menahan tinta agar tidak tidak keluar dari bidang screen.

Sedangkan kain screen lebih berfungsi seperti saringan untuk tinta sablon. Semakin besar celah yang dimiliki oleh bagian tersebut, semakin banyak pula filtrat tinta dikeluarkan. Tidak heran bila ukuran kain sablon semacam itu memiliki banyak variasi dihitung berdasarkan banyaknya celah per sentimer persegi.

Bagian frame screen biasanya berbahan alumunium atau kayu. Perbedaannya adalah tingkat kekencangan kainnya. Pada frame kayu harus 18N jika lebih dapat mematahkan bahan dasarnya. Sedangkan untuk frame alumunium memiliki rentang 30N hingga 40N berdasarkan kualitasnya.

Perbedaan Tick dengan Mesh pada Screen Sablon


Kain pada screen sablon terdapat fungsi yang ditandai dengan nomor untuk mengetahui banyaknya jumlah helai kain yang dijahit dalam rentang sentimeter. Sebutan paling dikenal adalah Tick dan Mesh. Lalu apa yang membedakan keduanya?

Tick merupakan istilah yang biasa dipakai oleh negara-negara di Asia seperti Indonesia, Jepang dan Korea. Sedangkan Mesh digunakan oleh orang-orang Eropa untuk menentukan perhitungan jumlah jahitan setiap 2.5cm atau 1 inch. M100 apabila dikonversikan sama dengan T40.

Kategori Screen Sablon


Ditinjau berdasarkan rancangan dan tujuan penggunaan, screen dapat dibagi menjadi tiga kategori. Ada screen kasar, screen sedang dan screen halus. Masing-masing dari varian tersebut dilabeli dengan huruf T diistilahkan sebagai tick / tingkat kerapatan. Dan berikut ulasannya:

  1. Kategori Screen Kasar (48T – 90T)

Screen kasar memiliki celah pori-pori cukup besar. Dengan ukuran tersebut akan mampu menyalurkan tinta dalam jumlah yang cukup banyak dan lebih tebal. Jenis ukuran screen kasar tersebut dapat digunakan untuk masing-masing kain. Screen 48T hingga 55T untuk mencetak sablon pada handuk.

Screen 62T, mencetak sablon dengan gambar timbul seperti lem sticker dan kaos. Lalu ada screen 77T digunakan untuk media kaos dan sablon spanduk. Terakhir, screen 90T diterapkan pada flat rubber, bahan tekstil dan bahan dengan motif halus.

  1. Kategori Screen Sedang (120T – 150T)

Screen berukuran sedang pada umumnya memiliki celah pori-pori yang sedikit rapat. Biasanya digunakan untuk sablon kaos dengan jenis bahan dengan tekstur tidak terlalu menyerap cairan cat. Sebagai contoh, sticker, kertas, karton dan kulit imitasi halus.

Pada tingkat kerapatan 120, screen digunakan untuk mencetak sablon pada kertas karton, kayu, kulit imitasi dan logam halus. Sedangkan pada 150T, diterapkan pada kertas Hammer, kertas Hawai yang biasa digunakan untuk undangan dan mika.

  1. Kategori Screen Halus (165T – 200T)

Disebut screen halus karena memiliki celah pori-pori paling kecil / sempit. Kerapatannya sangat tinggi sehingga hanya menyalurkan intensitas tinta sablon yang sedikit. Berdasarkan tingkat kerapatannya, penerapan screen kategori ini dibagi lagi menjadi 3 kebutuhan dalam pengerjaan sablon secara manual.

Tingkat kerapatan 165 untuk mencetak sablon pada kertas dengan daya serap rendah seperti sablon plastik, logam dan kaca. Lalu ada kategori 180T diterapkan pada bahan plastik dan bahan bertekstur halus. Kemudian screen 200T dimanfaatkan pada media plastik atau kaca melalui teknik raster.

Baca juga: jenis rakel menyablon

Kurang lebih apa yang disampaikan di atas merupakan berbagai hal yang berkaitan dengan screen sablon, termasuk beberapa poin membahas jenis screen sablon berdasarkan tingkat kerapatan dan penerapannya pada media berbahan kain, kertas kaca, plastik, kayu dan logam.

Di lihat367 kali

Desain Kemeja Seragam

Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKemeja Kerja PDH Elegan Warna Biru Code SKPD 15
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBaju Kerja PDH Terbaik Code SKPD 14 – Warna Hitam Merah Putih
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBaju PDH Kerja Code SKPD 13 – Warna Merah Putih Abu
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBaju Kantoran PDH Code SKPD 12 – Warna Merah Putih
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBaju Kerja PDH Code SKPD 11 – Hitam, Metah, Abu
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBaju PDH Komunitas Code SKPD 10 – Biru Tua, Muda Dan Putih
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBaju PDH Kerja Keren Code SKPD 09 – Warna Putih, Biru, Orange
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBaju Kantor Keren Code SKPD 08 – Warna Marun Hitam
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Di lihat368 kali