Home » Seragam Brimob, Jenis, Ketentuan dan Atribut yang Dipakai

Seragam Brimob, Jenis, Ketentuan dan Atribut yang Dipakai

Menjadi seorang polisi tidak hanya mengenakan seragam warna coklat saja. Ternyata ada di dunia kepolisian indonesia terdapat beberapa divisi yang memiliki misi dan tugas yang berbeda. Salah satunya adalah brigade mobil atau brimob. Dalam tugasnya di lapangan, anggota brimob mengenakan seragam brimob yang bercorak loreng-loreng seperti pakaian tentara.

Seragam Brimob

Seragam loreng yang di kenakan oleh divisi brimob hampir mirip dengan seragam kopassus yang merupakan divisi satuan khusus dalam TNI. Bedanya hanya pada warna lorengnya, yang mana seragam loreng miliki kopassus memiliki corak merah sedangkan pada seragam anggota brimob tidak ada.

Seragam Brimob

Selain adanya seragam loreng, ternyata seragam brimob juga ada jenis yang lainnya. Misalnya stel seragam warna coklat dengan warna baret biru dan juga seragam brimob warna hitam. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang seragam brimob, mari kita simak pembahasannya sebagai berikut.

1. Mengenal seragam brimob

Seragam brimob merupakan pakaian profesi khusus yang di kenakan oleh anggota brimob yang masih tergabung dari Kepolisian RI. Seperti halnya seragam polisi lainnya, seragam brimob juga memiliki beberapa jenis model dan warna yang di pakai dalam kegiatan yang berbeda. Misalnya ada seragam yang di pakai untuk upacara, untuk dinas harian, dinas lapangan dan untuk kamuflase.

Brimob sendiri merupakan singkatan dari Brigade Mobil, yaitu suatu satuan khusus yang di bentuk oleh Polri untuk menumpas suatu permasalahan hukum beresiko tinggi. Misalnya pada pasukan cabangnya yakni Gegana yang bertugas mengatasi persenjataan api dan peledak, contohnya menjinakkan bom dan lain sebagainya.

2. Macam-macam seragam brimob

Dalam tugasnya, anggota brimob selalu mengenakan seragam polri umum yakni warna coklat dengan di hiasi baret biru. Di mana brimob sendiri sering di sebut sebagai Korps Baret Biru. Selain itu Korps brimob juga memiliki setelan seragam lainnya sebagai berikut.

  • Pakaian dinas upacara (PDU)
  • Pakaian dinas harian (PDH)
  • Pakaian dinas lapangan I (PDL I)
  • Pakaian dinas lapangan II (PDL II : loreng brimob dan hitam)

3. Ketentuan seragam brimob

Dalam mengenakan seragam brimob, ada beberapa aturan dan ketentuan berseragam yang harus di patuhi oleh masing-masing anggota brimob. Aturan mengenai pakaian seragam telah di keluarkan oleh Kepolisian RI mulai dari pakaian dinas harian serta dinas lapangan. Berikut ini adalah beberapa ketentuan yang ada pada seragam brimob. :

Pakaian dinas harian:

  • Mengenakan baju dinas warna coklat muda dengan desain 2 saku di bagian depan. Baju memiliki lengan pendek baik anggota brimob pria maupun wanita.
  • Mengenakan celana panjang warna coklat tua, memiliki saku miring.
  • Mengenakan ikat pinggang hitam dengan logo tribata.
  • Memakai topi baret warna biru dengan logo tribata.
  • Memakai kaos kaki dan sepatu hitam.
  • Menempelkan atribut lengkap pada baju. Mulai dari tanda pangkat harian, monogram, papan nama, lencana tanda jabatan, lencana kewenangan, tongkat komando, tanda jasa pita, tanda kemahiran, serta tanda induk kesatuan, dll.

Pakaian dinas lapangan II loreng:

  • Mengenakan baju lengan panjang dengan motif loreng-loreng lengan panjang tanpa mengenakan manset.
  • Mengenakan celana panjang senada dengan motif loreng. Memiliki tambahan saku dengan penutup paha kanan kiri.
  • Mengenakan ikat pinggang hitam dengan logo tribata.
  • Memakai topi baret warna biru dengan logo tribata.
  • Memakai kaos kaki dan sepatu hitam.
  • Menempelkan atribut lengkap pada baju. Mulai dari tanda pangkat lapangan, label nama dan label polisi di bordir, lencana tanda jabatan, tongkat komando, tanda kemahiran di bordir, tanda induk kesatuan, dll.

Pakaian dinas lapangan II hitam:

  • Mengenakan baju lengan panjang dengan warna hitam polos lengan panjang tanpa mengenakan manset.
  • Mengenakan celana panjang warna hitam polos. Memiliki tambahan saku dengan penutup paha kanan kiri.
  • Mengenakan ikat pinggang hitam dengan logo tribata.
  • Memakai topi baret warna biru dengan logo tribata.
  • Memakai kaos kaki dan sepatu hitam.
  • Menempelkan atribut lengkap pada baju. Mulai dari tanda pangkat lapangan, label nama dan label polisi di bordir, lencana tanda jabatan, tongkat komando, tanda kemahiran di bordir, tanda induk kesatuan, dll.
  • Seragam ini biasanya di kenakan untuk penyamaran di malam hari.

4. Atribut seragam brimob

Kewajiban pemakaian seragam brimob tidak hanya mengenakan kemeja dan celana dinas saja. Beberapa macam stel seragam yang di pakai anggota brimob harus di lengkapi dengan beberapa atribut penting. Berikut ini adalah atribut yang di pakai bersama dengan seragam khusus brimob.

  • Baret warna biru dengan logo tribata
  • Atribut tempel bagi pakaian dinas harian: tanda pangkat harian, monogram, papan nama, lencana tanda jabatan, lencana kewenangan, tanda jasa pita, tanda kemahiran dan penghargaan, serta tanda induk kesatuan korps brimob, dan tanda lokasi.
  • Atribut tempel bagi Pakaian dinas lapangan: Tanda pangkat lapangan di bordir, Label nama di bordir, Label Polri di bordir, Lencana tanda jabatan, Tanda kemahiran dan penghargaan. Tanda induk kesatuan, Tanda lokasi, Tanda kesatuan korps brimob.
  • Tongkat komando
  • Ikat pinggang hitam berlogo tribata
  • Sepatu warna hitam
  • Kaos kaki hitam

Itulah pembahasan mengenai seragam brimob sebagai salah satu divisi Polri yang dapat anda ketahui.  Umumnya dalam kepolisian memiliki satu seragam wajib yang di miliki setiap anggota polri yakni warna coklat. Namun di kembangkan lagi dengan beberapa pembuatan seragam untuk PDH, PDU, PDL dan dinas lainnya.

Artikel ini ditulis oleh tim Sintesa Konveksi jasa konveksi seragam yang di ambil dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.

error: Content is protected !!