{"id":755,"date":"2025-05-21T02:27:21","date_gmt":"2025-05-20T19:27:21","guid":{"rendered":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/?p=755"},"modified":"2025-05-27T06:42:59","modified_gmt":"2025-05-26T23:42:59","slug":"sudah-tahukah-kamu-motif-batik-ceplok-berasal-dari-mana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/","title":{"rendered":"Batik Ceplok: Motif Geometris Khas Yogyakarta yang Cocok untuk Beragam Desain Pakaian"},"content":{"rendered":"<p><strong>Batik ceplok<\/strong> adalah salah satu motif klasik khas Yogyakarta yang hingga kini masih banyak digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan pakaian\u2014mulai dari seragam kerja, busana pernikahan adat, hingga desain fashion modern.<\/p>\n<p>Karena sifatnya yang simetris dan mudah disesuaikan, motif ceplok kerap dipilih untuk seragam\u2014khususnya di lingkungan pendidikan, instansi pemerintahan, dan acara resmi yang membutuhkan kesan rapi, berwibawa, serta tetap mencerminkan akar budaya lokal.<\/p>\n<p>Meski terdengar unik, nama \u201cceplok\u201d sering disalahartikan sebagai gambar telur ceplok. Padahal, motif ini memiliki sejarah panjang dan filosofi dalam, serta menjadi bagian penting dalam ragam visual batik Yogyakarta.<\/p>\n<hr \/>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_74 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-white ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#1_Asal_Usul_dan_Sejarah_Batik_Ceplok\" >1. Asal Usul dan Sejarah Batik Ceplok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#2_Makna_Filosofis_di_Balik_Motif_Ceplok\" >2. Makna Filosofis di Balik Motif Ceplok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#3_Jenis-Jenis_Motif_Ceplok\" >3. Jenis-Jenis Motif Ceplok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#4_Karakter_Visual_dan_Ciri_Khas_Batik_Ceplok\" >4. Karakter Visual dan Ciri Khas Batik Ceplok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#5_Teknik_Pembuatan_Batik_Ceplok\" >5. Teknik Pembuatan Batik Ceplok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#6_Kegunaan_Motif_Ceplok_dalam_Produk_Fashion\" >6. Kegunaan Motif Ceplok dalam Produk Fashion<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Asal_Usul_dan_Sejarah_Batik_Ceplok\"><\/span>1. Asal Usul dan Sejarah Batik Ceplok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/daerah-penghasil-batik\/\">Motif ceplok berasal dari Keraton Kotagede<\/a>, pusat Kerajaan Mataram pada masa lampau. Dulunya, kain bermotif ceplok digunakan sebagai <strong>pakaian resmi para bangsawan dan keluarga kerajaan<\/strong>.<\/p>\n<p>Pola-pola dalam batik ceplok terinspirasi dari peninggalan budaya Hindu dan Buddha, seperti bentuk kotak, lingkaran, belah ketupat, dan oval\u2014yang ditemukan pada relief candi dan arca di Pulau Jawa.<\/p>\n<p>Yogyakarta, sebagai pusat kebudayaan Jawa, mempertahankan motif ini sebagai bagian dari identitas visual batik klasik yang tetap relevan hingga kini.<\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Makna_Filosofis_di_Balik_Motif_Ceplok\"><\/span>2. Makna Filosofis di Balik Motif Ceplok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Motif ceplok tidak hanya menarik secara estetis, tetapi juga menyimpan nilai filosofi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Keselarasan<\/strong><\/li>\n<li><strong>Keseimbangan hidup<\/strong><\/li>\n<li><strong>Kesempurnaan dalam tatanan sosial dan alam<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Makna-makna ini tercermin dalam pola yang rapi dan teratur, menjadikan batik ceplok sebagai <strong>simbol keagungan<\/strong> di masa kerajaan. Kini, batik ceplok tidak lagi terbatas sebagai busana istana\u2014namun telah banyak digunakan untuk kebutuhan modern seperti <strong>pakaian kerja, seragam institusi, hingga rancangan busana pesta dan adat<\/strong>.<\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Jenis-Jenis_Motif_Ceplok\"><\/span>3. Jenis-Jenis Motif Ceplok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Meski dasar bentuknya geometris, batik ceplok berkembang menjadi banyak varian. Yang membedakan satu sama lain adalah <strong>isi pola dan filosofi yang menyertainya<\/strong>. Beberapa jenis yang umum dijumpai antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Ceplok Truntum<\/strong><\/li>\n<li><strong>Ceplok Kawung<\/strong><\/li>\n<li><strong>Ceplok Kesatrian<\/strong><\/li>\n<li><strong>Ceplok Sriwedari<\/strong><\/li>\n<li><strong>Ceplok Parang<\/strong><\/li>\n<li><strong>Ceplok Grompol<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Setiap varian dapat digunakan sesuai kebutuhan busana, dari yang formal hingga kasual.<\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Karakter_Visual_dan_Ciri_Khas_Batik_Ceplok\"><\/span>4. Karakter Visual dan Ciri Khas Batik Ceplok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ciri khas batik ceplok adalah <strong>pola berulang simetris<\/strong> dengan susunan geometris yang stabil. Umumnya menampilkan:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Bentuk dasar<\/strong>: lingkaran, oval, belah ketupat, bunga, atau elemen kecil fauna<\/li>\n<li><strong>Pola susun<\/strong>: sejajar dan rapi di seluruh bidang kain<\/li>\n<li><strong>Warna dominan<\/strong>: coklat tua, soga, hitam, atau kombinasi warna tanah khas Yogyakarta<\/li>\n<\/ul>\n<p>Motif ceplok sangat fleksibel untuk dijadikan bahan <strong>baju pria, kebaya wanita, outer etnik, bahkan gamis dengan sentuhan tradisional<\/strong>.<\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Teknik_Pembuatan_Batik_Ceplok\"><\/span>5. Teknik Pembuatan Batik Ceplok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Motif ceplok bisa dibuat dengan berbagai teknik membatik, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Batik tulis<\/strong><\/li>\n<li><strong>Batik cap<\/strong><\/li>\n<li><strong>Sablon motif batik<\/strong><\/li>\n<li><strong>Digital printing<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Namun, untuk menjaga kualitas dan nilai seni, teknik batik tulis tetap menjadi metode terbaik. Berikut ringkasan proses pembuatan batik ceplok tulis:<\/p>\n<ol>\n<li>Siapkan kain mori dan alat membatik<\/li>\n<li>Buat pola ceplok di atas kertas, lalu jiplak ke kain<\/li>\n<li>Bentangkan kain pada gawangan<\/li>\n<li>Panaskan lilin malam, lalu gunakan canting untuk menggambar pola<\/li>\n<li>Warnai kain sesuai desain<\/li>\n<li>Rebus kain untuk menghilangkan malam<\/li>\n<li>Ulangi proses jika diperlukan<\/li>\n<li>Cuci dan jemur hingga kering<\/li>\n<li>Setrika untuk hasil akhir yang halus<\/li>\n<\/ol>\n<p>Proses ini membutuhkan ketelatenan, namun hasilnya sangat berharga dan eksklusif.<\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Kegunaan_Motif_Ceplok_dalam_Produk_Fashion\"><\/span>6. Kegunaan Motif Ceplok dalam Produk Fashion<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Batik ceplok kini tidak lagi terbatas pada busana adat atau batik formal. Dengan karakter motifnya yang modular dan netral, ceplok cocok diaplikasikan pada:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Seragam instansi dan kantor<\/strong><\/li>\n<li><strong>Baju pengantin adat Jawa<\/strong><\/li>\n<li><strong>Dress modern dan tunik etnik<\/strong><\/li>\n<li><strong>Aksesori fashion seperti syal, tas, hingga masker<\/strong><\/li>\n<li><strong>Produk dekorasi rumah (mug, bantal, taplak, dll.)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/macam-macam-motif\/\">Motif batik<\/a> ceplok menjadi salah satu motif batik yang <strong>mudah diterima lintas usia dan fungsi<\/strong>, menjadikannya bahan favorit untuk berbagai kebutuhan produksi busana.<\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><strong>Batik ceplok adalah salah satu representasi keindahan dan kerapian dalam batik klasik Jawa.<\/strong> Dari sejarahnya yang mulia hingga fleksibilitasnya dalam desain pakaian masa kini, motif ini tetap relevan dan terus berkembang.<\/p>\n<p>Bagi siapa pun yang bekerja di bidang pakaian, memahami karakter motif seperti ceplok akan membantu dalam memilih bahan yang sesuai dengan karakter desain yang diinginkan\u2014baik untuk busana etnik, seragam elegan, maupun produk fashion komersial.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Batik ceplok adalah salah satu motif klasik khas Yogyakarta yang hingga kini masih banyak digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan pakaian\u2014mulai dari seragam kerja, busana pernikahan adat, hingga desain fashion modern. Karena sifatnya yang simetris &#8230; <\/p>\n<p class=\"read-more-container\"><a title=\"Batik Ceplok: Motif Geometris Khas Yogyakarta yang Cocok untuk Beragam Desain Pakaian\" class=\"read-more button\" href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#more-755\" aria-label=\"More on Batik Ceplok: Motif Geometris Khas Yogyakarta yang Cocok untuk Beragam Desain Pakaian\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11159,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-755","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-batik","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","resize-featured-image"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Motif Batik Ceplok Yogyakarta: Sejarah, Filosofi, dan Penggunaannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenali motif batik ceplok dari Yogyakarta yang sarat makna dan cocok untuk bahan busana adat, seragam, hingga fashion modern.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Motif Batik Ceplok Yogyakarta: Sejarah, Filosofi, dan Penggunaannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenali motif batik ceplok dari Yogyakarta yang sarat makna dan cocok untuk bahan busana adat, seragam, hingga fashion modern.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Sintesa\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-20T19:27:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-26T23:42:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/motif-kain-Batik-Ceplok.jpg-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"635\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"358\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Sintesa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Sintesa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/\",\"url\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/\",\"name\":\"Motif Batik Ceplok Yogyakarta: Sejarah, Filosofi, dan Penggunaannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/motif-kain-Batik-Ceplok.jpg-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-05-20T19:27:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-26T23:42:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/#\/schema\/person\/e9e46358736e93140c2dad7a05551a3a\"},\"description\":\"Kenali motif batik ceplok dari Yogyakarta yang sarat makna dan cocok untuk bahan busana adat, seragam, hingga fashion modern.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/motif-kain-Batik-Ceplok.jpg-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/motif-kain-Batik-Ceplok.jpg-1.jpg\",\"width\":635,\"height\":358,\"caption\":\"motif kain Batik Ceplok.jpg 1\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Batik Ceplok: Motif Geometris Khas Yogyakarta yang Cocok untuk Beragam Desain Pakaian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/\",\"name\":\"Blog Sntesa\",\"description\":\"Tips, Info, Review, Fashion dan Pakaian\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Motif Batik Ceplok Yogyakarta: Sejarah, Filosofi, dan Penggunaannya","description":"Kenali motif batik ceplok dari Yogyakarta yang sarat makna dan cocok untuk bahan busana adat, seragam, hingga fashion modern.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Motif Batik Ceplok Yogyakarta: Sejarah, Filosofi, dan Penggunaannya","og_description":"Kenali motif batik ceplok dari Yogyakarta yang sarat makna dan cocok untuk bahan busana adat, seragam, hingga fashion modern.","og_url":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/","og_site_name":"Blog Sintesa","article_published_time":"2025-05-20T19:27:21+00:00","article_modified_time":"2025-05-26T23:42:59+00:00","og_image":[{"width":635,"height":358,"url":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/motif-kain-Batik-Ceplok.jpg-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Sintesa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Sintesa","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/","url":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/","name":"Motif Batik Ceplok Yogyakarta: Sejarah, Filosofi, dan Penggunaannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/motif-kain-Batik-Ceplok.jpg-1.jpg","datePublished":"2025-05-20T19:27:21+00:00","dateModified":"2025-05-26T23:42:59+00:00","author":{"@id":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/#\/schema\/person\/e9e46358736e93140c2dad7a05551a3a"},"description":"Kenali motif batik ceplok dari Yogyakarta yang sarat makna dan cocok untuk bahan busana adat, seragam, hingga fashion modern.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#primaryimage","url":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/motif-kain-Batik-Ceplok.jpg-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/motif-kain-Batik-Ceplok.jpg-1.jpg","width":635,"height":358,"caption":"motif kain Batik Ceplok.jpg 1"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/batik\/ceplok\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Batik Ceplok: Motif Geometris Khas Yogyakarta yang Cocok untuk Beragam Desain Pakaian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/#website","url":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/","name":"Blog Sntesa","description":"Tips, Info, Review, Fashion dan Pakaian","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=755"}],"version-history":[{"count":19,"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/755\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12422,"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/755\/revisions\/12422"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sintesakonveksi.com\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}