Konveksi Seragam – Secara umum, seragam P3K tidak jauh berbeda dengan seragam milik PNS. Aturan dari pemerintah telah menyamakan penggunaan seragam untuk PNS maupun P3K karena keduanya memiliki status yang sama sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
3 Jenis Seragam P3K
Untuk menjalankan tugasnya sebagai ASN, baju seragam P3K memiliki 3 jenis yang berbeda. PPPK dan PNS memiliki aturan berpakaian yang sama sesuai dengan peraturan dari instansi terkait.
1. Seragam Khaki
Dalam aturan seragam P3K yang lama, PPPK tidak diperbolehkan menggunakan seragam khaki. Namun, terjadi perubahan mengenai aturan tersebut sehingga PPPK boleh menggunakan seragam khaki selama bekerja.
Seragam khaki ini umumnya menjadi pakaian dinas PPPK dan PNS di hari Senin hingga hari Selasa. Bagian atasan seragam khaki dapat berupa baju lengan panjang maupun baju lengan pendek.
Untuk bagian bawahan, pegawai PPPK bisa mengenakan model celana panjang atau rok. Pemilihan warna khaki memiliki makna yang mendalam bagi PPPK dan PNS yang bekerja di instansi pemerintah.
Warna khaki pada seragam milik P3K dan PNS melambangkan kesederhanaan sekaligus kedisiplinan. Kedua sifat ini menjadi hal utama yang mesti tertanam dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN).
Untuk menyempurnakan tampilan, pegawai PPPK dan PNS biasanya mengenakan sepatu pantofel hitam, sabuk hitam, dan papan nama. Atribut seragam P3K pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan seragam milik PNS.
2. Seragam Putih
Seragam dinas P3K selanjutnya yakni kemeja putih dan bawahan hitam. Kombinasi kedua warna ini menciptakan penampilan yang formal dan profesional untuk berbagai jenis kegiatan harian.
Jenis seragam P3K ASN ini boleh dipakai untuk hari Rabu. Bagian atasan harus menggunakan kemeja putih lengan panjang sedangkan bagian bawahan dapat berupa rok/celana hitam.
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) harus mencerminkan citra profesionalisme dan integritas. Baik dari segi sikap, pelayanan, hingga penampilan ketika menjalankan tugas hariannya.
Dengan begitu, citra PPPK sebagai ASN tidak akan tercoreng dengan perilaku yang kurang terpuji. Untuk menunjang seragam kemeja putih, pegawai PPPK dan PNS biasanya menambahkan sepatu hitam formal dan ikat pinggang.
3. Batik KORPRI
Di urutan ketiga terdapat jenis seragam KORPRI. Seragam PPPK ini hanya boleh dikenakan oleh pegawai PPPK dan PNS pada kesempatan-kesempatan tertentu saja, seperti ulang tahun KORPRI dan peringatan hari besar nasional.
Batik KORPRI menggunakan dominasi warna biru muda dan biru tua. Motif yang terdapat pada batik KORPRI mempunyai ciri khas tersendiri yang menggambarkan integritas dari PPPK dan PNS.
Setiap tanggal 17, terdapat aturan yang mewajibkan PPPK dan PNS untuk mengenakan seragam KORPRI. Hal ini sudah menjadi tradisi rutin bagi ASN yang bekerja di instansi pemerintahan.
Bagian bawahan baju KORPRI dapat berupa celana/rok berwarna biru tua. Pegawai PPPK dan PNS yang mengenakan hijab boleh memakai hijab dengan ketentuan warna biru tua yang senada dengan warna rok.
Tidak jarang pegawai ASN pria juga menambahkan atribut berupa peci hitam ketika mengenakan seragam batik KORPRI ini. Dengan begitu, penampilan PPPK menjadi lebih rapi dan formal pada kesempatan tertentu.
Penutup
Demikian penjelasan mengenai 3 jenis seragam P3K selama menjalankan tugasnya sebagai pegawai instansi pemerintah. Setiap jenis seragam profesi PPPK memiliki aturan mengenai atribut dan jadwal masing-masing.
Sumber
0resmi%20terbitnya%20Permendagri%20Nomor,PPPK%20tidak%20lagi%20memiliki%20perbedaan
https://www.cnbcindonesia.com/news/20240911065332-4-570849/aturan-baru-mendagri-pakaian-dinas-pns-dan-pppk-resmi-disamakan
https://www.jabaronline.com/mendagri-keluarkan-aturan-pakaian-seragam-pns-dan-pppk-berikut-perbedaannya
Artikel di website ini ditulis oleh Drajad DK, pelaku usaha aktif dan pengelola konten edukatif di Sintesa Konveksi.
๐ Lihat profil lengkap โ