Peplum adalah potongan tambahan berbentuk mengembang atau melebar di area pinggang pakaian, biasanya ditemukan pada atasan, dress, atau blazer.
Elemen ini memberikan kesan lekuk tubuh yang lebih jelas dan siluet jam pasir yang feminin, tanpa harus mengenakan pakaian ketat.
Populer di dunia fashion sejak abad ke-19 dan sempat menjadi ikon gaya tahun 1940-an dan 80-an, peplum kini kembali naik daun sebagai statement fashion yang elegan, stylish, dan tetap nyaman dikenakan. Baik untuk acara formal maupun semi-formal, potongan peplum memberi sentuhan klasik yang tak lekang waktu.
Apa Itu Peplum dalam Fashion?
Peplum berasal dari kata Yunani peplos yang berarti jubah atau tunik panjang. Dalam konteks fashion modern, peplum merujuk pada kain tambahan atau flare yang dijahit di bagian pinggang baju untuk menciptakan efek “megar”.
Biasanya, potongan ini hadir pada:
- Blouse
- Dress
- Blazer
- Outerwear
- Rok (meskipun lebih jarang)
Peplum bisa menjuntai secara halus atau tajam tergantung bahan dan teknik potongannya. Desainnya ada yang pendek (sekadar aksen) hingga yang panjang (membentuk layer dramatis).
Fungsi Peplum dalam Desain Pakaian
Potongan peplum tidak hanya berfungsi estetis, tapi juga punya beberapa kelebihan fungsional, antara lain:
✅ Membentuk ilusi tubuh proporsional
Dengan menonjolkan bagian pinggang dan menambahkan volume di bawahnya, peplum bisa menciptakan kesan siluet jam pasir bahkan pada tubuh yang lurus.
✅ Menyembunyikan area perut
Peplum sering jadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin tampil feminin tapi tetap nyaman, karena potongan flare-nya membantu menutupi bagian perut.
✅ Memberi sentuhan glamor
Baik dikenakan di kantor, pesta, atau acara resmi, peplum langsung memberikan efek elegan pada tampilan tanpa usaha berlebih.
Jenis-Jenis Peplum yang Populer
Ada beberapa variasi peplum yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya berpakaianmu:
1. Classic Peplum
Bentuk standar dengan flare melingkar di pinggang. Cocok untuk gaya formal.
2. Asymmetric Peplum
Panjang peplumnya tidak rata, menciptakan kesan lebih dinamis. Ideal untuk gaya edgy.
3. Layered Peplum
Memiliki dua atau lebih lapisan flare. Memberi volume dramatis dan cocok untuk statement look.
4. Longline Peplum
Panjangnya bisa mencapai paha atau lebih, memberi kesan flowy dan anggun.
5. Peplum Belt / Attached Waist Ruffle
Alih-alih potongan utama, flare peplum dibuat seperti ikat pinggang atau aksen yang terpisah.
Bahan yang Cocok untuk Peplum
Pemilihan bahan sangat memengaruhi bentuk dan kesan visual dari peplum. Beberapa bahan yang sering digunakan:
- Scuba / Neoprene: Kaku dan membentuk flare tajam
- Katun: Nyaman, ringan, dan cocok untuk tampilan kasual
- Satin / Silk: Memberi kesan mewah dan flowy
- Crepe: Lembut dan fleksibel, pas untuk model layering
- Lace + lining: Untuk efek feminin yang romantis
Tips Styling Peplum agar Tampil Stylish
Salah satu kekuatan peplum adalah fleksibilitasnya dalam mix and match. Berikut beberapa ide padu padan yang bisa kamu coba:
Untuk Acara Formal:
- Peplum blazer + pencil skirt + heels
- Dress peplum + clutch + anting chandelier
Untuk Gaya Kasual:
- Atasan peplum + celana jeans skinny + sneakers
- Peplum top + celana bahan cutbray + flat shoes
Untuk Acara Semi-Formal:
- Blouse peplum polos + rok A-line midi
- Outer peplum + inner fitted + kulot panjang
Kunci utamanya: karena bagian bawah peplum sudah bervolume, pilih bawahan yang lebih ramping agar tubuh tetap seimbang.
Siapa yang Cocok Mengenakan Peplum?
Sebenarnya, hampir semua bentuk tubuh bisa tampil menarik dengan peplum—asal tahu trik styling-nya:
- Tubuh lurus: Peplum menambahkan ilusi lekuk pinggang
- Tubuh curvy: Menonjolkan lekuk tubuh tanpa terlihat terlalu ketat
- Perut buncit: Potongan flare menutupi dengan anggun
- Pinggul lebar: Pilih peplum dengan flare kecil dan tidak terlalu menonjol
Peplum dalam Perkembangan Gaya Fashion
Peplum pernah menjadi highlight dalam dunia couture di era Dior New Look (1950-an). Kala itu, siluet “pinggang kecil–rok lebar” sedang booming. Peplum dipakai untuk menonjolkan garis tubuh wanita secara anggun dan dramatis.
Setelah sempat tenggelam, peplum kembali populer di awal 2010-an dan kini terus bertahan berkat model-model modern dan potongan yang adaptif.
Peplum juga sering muncul dalam berbagai jenis gaya berpakaian, mulai dari preppy, girly, glam, hingga gaya formal yang lebih clean. Karakter feminin dan versatile-nya membuat elemen ini mudah dikombinasikan dalam banyak style.
Penutup
Peplum adalah detail fashion yang bisa mengangkat tampilanmu jadi lebih elegan tanpa harus berlebihan. Baik untuk acara santai maupun formal, elemen ini memberi sentuhan feminin dan visual yang menyenangkan.
Kalau kamuingin lebih banyak tentang pengetahuan dunia fashion, kamu bisa lanjutkan eksplorasinya di artikel berikut: 👉 Jenis Pakaian dan Aksesoris
❓ FAQ Seputar Peplum
Apa itu peplum dalam dunia fashion?
Peplum adalah potongan kain tambahan yang mengembang di bagian pinggang pakaian, menciptakan siluet tubuh yang lebih proporsional dan feminin.
Apakah semua orang bisa memakai peplum?
Ya, potongan peplum cocok untuk berbagai bentuk tubuh asalkan dipilih dan dipadukan dengan styling yang sesuai.
Kapan peplum paling cocok dikenakan?
Peplum bisa dikenakan dalam acara formal, semi-formal, maupun kasual tergantung model dan bahan yang digunakan.
Apa kelebihan memakai pakaian dengan potongan peplum?
Peplum membantu menciptakan ilusi pinggang kecil, menambah dimensi pada tubuh, dan menyamarkan bagian perut dengan elegan.
Apa bedanya peplum dengan ruffle biasa?
Peplum adalah potongan struktural di bagian pinggang yang membentuk flare, sementara ruffle adalah aksen dekoratif yang bisa muncul di berbagai bagian pakaian.
Artikel di website ini ditulis oleh Drajad DK, pelaku usaha aktif dan pengelola konten edukatif di Sintesa Konveksi.
🔗 Lihat profil lengkap →