Jas almamater adalah salah satu seragam formal yang sering dipakai mahasiswa dan pelajar dalam berbagai acara resmi kampus. Supaya tetap awet dan nyaman dipakai, jas ini tentu perlu dirawat dengan baik — apalagi jika ingin terus terlihat rapi dari awal kuliah hingga lulus.
Namun, perawatan jas tidak bisa disamaratakan. Setiap jenis kain memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Dalam artikel ini, kamu akan menemukan cara merawat jas almamater sesuai dengan bahan kainnya, mulai dari American Drill hingga Wool.
Perawatan Berdasarkan Jenis Bahan
American Drill
American Drill dikenal kuat dan tahan lama. Untuk merawatnya:
- Gunakan air dingin agar serat tidak menyusut.
- Pilih deterjen ringan tanpa pemutih.
- Jangan diperas terlalu keras, cukup ditekan perlahan.
- Jemur di tempat teduh dan setrika dengan suhu rendah.
Jika kamu penasaran kenapa bahan ini begitu populer, kamu bisa melihat perbandingannya di artikel tentang jenis bahan jas almamater.
Polyester
Polyester termasuk bahan yang paling praktis karena:
- Bisa dicuci dengan mesin menggunakan air dingin.
- Cepat kering dan tidak mudah kusut.
- Cukup setrika ringan saja jika perlu, atau cukup uap panas.
Wool (Wol)
Untuk wool yang bersifat mewah:
- Lebih baik gunakan layanan dry clean.
- Jangan rendam dalam air panas karena bisa menyusut.
- Gantung vertikal di tempat sejuk dan teduh.
Cotton Blend
Bahan ini cukup nyaman, tapi tetap perlu perhatian:
- Cuci dengan air dingin untuk menjaga bentuk kain.
- Hindari sinar matahari langsung saat menjemur.
- Boleh disetrika suhu sedang agar tetap halus.
Perawatan Tambahan untuk Jas dengan Detail Khusus
Banyak jas almamater modern sudah menggunakan furing batik, piping, atau bordir nama. Maka dari itu:
- Jangan sikat bagian bordir atau kancing logam.
- Hindari menyetrika langsung bagian logo, gunakan kain pelapis.
- Gunakan semprotan antibakteri jika belum ingin mencuci jas sepenuhnya.
Tips Perawatan Umum
Cuci Secara Terpisah
Pisahkan jas dari pakaian lain, terutama yang berbahan kasar atau mudah luntur, untuk mencegah kerusakan.
Gunakan Gantungan Besar
Agar struktur jas tetap rapi dan bahu tidak jatuh, gantung jas menggunakan hanger berbentuk lebar.
Hindari Pemutih
Meskipun bisa membuat pakaian tampak lebih bersih, pemutih justru bisa merusak warna, struktur, dan aksen pada jas.
Periksa Label Perawatan
Jangan abaikan petunjuk perawatan dari pabrik konveksi. Ikuti panduan suhu, cara cuci, dan metode pengeringan yang disarankan agar jas tetap awet.
Kesimpulan
Merawat jas almamater memang butuh perhatian, tapi hasilnya sepadan: jas tetap terlihat profesional, nyaman, dan bisa dipakai hingga bertahun-tahun. Dengan mengikuti panduan sesuai jenis kain, kamu bisa menghindari kerusakan dini, warna pudar, atau bentuk jas yang berubah.
Artikel di website ini ditulis oleh Drajad DK, pelaku usaha aktif dan pengelola konten edukatif di Sintesa Konveksi.
🔗 Lihat profil lengkap →