Celana menjadi satu fashion item yang umum dimanfaatkan. Meski sudah umum, namun nyatanya masih banyak yang belum tahu bagian bagian celana secara mendetail. Untuk menambah wawasan, maka informasi ini juga bisa dipahami.
Akan dijelaskan lima bagian celana dari yang umum sampai ke bagian yang sering diabaikan. Setiap bagian akan diuraikan agar bisa dipahami dengan mudah. Untuk mengetahuinya, maka simak rincian di bawah ini:
1. Bottom Hem/Ujung Bawah

Bottom hem atau yang biasa dinamai ujung bawah adalah bagian lipatan di ujung kaki. Fungsi dari jahitan ini akan untuk membuat celana lebih rapi. Pembuatannya sendiri, dilakukan dengan mesin khusus yang bisa dinamai dengan SN.
Saat ini, bentuk bottom hem ini lebih bervariasi. Ada lipatan biasa yang umum di celana, ada lipatan lebar, dan ada juga lipatan yang seolah tidak ada. Semua jenis lipatan ini disesuaikan dengan model celananya.
2. J-stitch/Fly

Kedua ada bagian yang bernama J-stitch/fly. Bagian ini termasuk yang umum jika di celana ada resletingnya. Jadi bagian ini berfungsi untuk menutupi resleting, agar tampilannya lebih rapi jika dilihat dari depan.
Umumnya, pembuatan celana secara massal oleh jasa konveksi atau garmen akan selalu menambahkan bagian ini tanpa terlewat. Meski terkesan sepele, namun sebenarnya bagian ini sangat berguna dari segi fungsi dan tampilan.
3. Pocket

Bagian bagian celana lain yang harus diperhatikan adalah pocket atau saku. Sudah menjadi hal umum, jika dalam celana ada beberapa kancing yang bisa dipakai untuk meletakkan barang. Jenis saku ini juga banyak tergantung peletakannya.
Untuk saku depan, biasa dinamai dengan front pocket. Letaknya sendiri ada di bagian kanan dan kiri sisi celana. Bagian ini bisa difungsikan untuk meletakkan uang, dompet, handphone, dan benda lain sesuai besar kecilnya.
Kemudian ada saku belakang yang diberi nama back pocket. Saku ini juga ada di bagian kiri dan kanan. Terakhir ada koin saku yang diberi nama coin pocket dan letaknya ada di bagian atas saku depan.
4. Waistband

Selanjutnya ada bagian waistband atau yang biasa disebut sebagai ban pinggang. Untuk waistband ini termasuk yang utama dan perannya sangat penting. Jika tidak ada waistband, maka penggunaan celana tidak akan nyaman.
Celana orang dewasa biasanya memiliki waistband dengan struktur yang kuat. Kemudian ada tambahan tempat ikat pinggang di bagian luarnya sebagai satu kesatuan. Struktur ini menjadi ciri khas yang menarik.
Sedangkan untuk celana anak, biasanya ada waistband dengan tambahan karet elastis di bagian belakang. Hal ini difungsikan, agar proses pemakaiannya lebih mudah dan tidak membuat anak-anak merasa kesulitan.
5. Zipper, Hook, & Bar

Sebenarnya, zipper, hook, dan bar adalah bagian yang pasti ada khususnya jeans. Zipper sendiri adalah aksesoris yang difungsikan untuk menutup celana di bagian depan. Umumnya, zipper ini disebut dengan resleting.
Sebagai pelengkapnya, ada hook dan bar yang dipakai dalam celana. Nantinya hook dan bar ini dipasang di atas zipper yang berfungsi sebagai kancing pengait. Jadi hook dan bar ini dipakai untuk menggantikan button dan risk.
Pada suatu celana, bagian ini pasti ada dan umumnya dihadirkan untuk memudahkan penggunaannya. Jika ada zipper, maka proses penggunaannya relatif lebih mudah dan tidak memerlukan pengait tambahan.
Demikianlah daftar bagian bagian celana yang bisa dipelajari. Jadi dalam satu celana, ada banyak bagian yang memiliki fungsi.
Meski terkadang terlihat sepele, setiap bagian di celana ini memiliki fungsi yang kompleks.
Artikel di website ini ditulis oleh Drajad DK, pelaku usaha aktif dan pengelola konten edukatif di Sintesa Konveksi.
๐ Lihat profil lengkap โ