Dalam dunia fashion dan konveksi, pemahaman akan istilah pakaian dan aksesori bukan hanya penting bagi desainer dan produsen, tapi juga bagi konsumen, pembeli grosir, hingga penggemar fashion.
Banyak istilah dalam pakaian modern maupun tradisional yang sering dipakai, namun belum tentu dipahami maknanya secara tepat.
Melalui artikel ini, kamu akan menemukan penjelasan lengkap berbagai istilah pakaian dan aksesori yang sering digunakan.
Panduan ini cocok dijadikan referensi cepat maupun pendalaman pengetahuan bagi siapa pun yang berkecimpung di dunia pakaian.
Klasifikasi Istilah Pakaian dan Aksesori Berdasarkan Fungsinya
Pakaian Atasan
Pakaian atasan adalah segala jenis busana yang dikenakan di bagian tubuh atas. Berikut beberapa istilah yang sering ditemukan:
- Blouse: Atasan longgar yang biasanya dikenakan wanita, memiliki variasi bentuk dan bahan.
- Tank Top: Atasan tanpa lengan yang pas di badan.
- Camisole: Pakaian dalam wanita bertali tipis, kadang digunakan juga sebagai atasan luar.
- Crop Top: Atasan yang panjangnya hanya sampai perut atau di atas pinggang.
- Jumper / Jumper Dress: Pakaian one-piece tanpa lengan yang biasa dipakai di atas kaos.
- Shirt / Kemeja: Atasan berkerah dan berkancing, digunakan pria maupun wanita.
- Hem: Kemeja pria lengan pendek yang rapi.
- Kaos (T-Shirt): Atasan kasual tanpa kancing, biasanya berbahan katun.
- Peplum: Potongan kain tambahan berbentuk mengembang di bagian pinggang, memberi ilusi lekuk tubuh.
- Pantsuit: Setelan jas dan celana panjang untuk wanita yang digunakan pada acara formal atau profesional.
- Cocktail Dress: Gaun pendek yang biasa digunakan untuk acara semi-formal di malam hari.
- Jumpsuit: Pakaian terusan satu potong yang menggabungkan atasan dan celana.
- Gamis: Pakaian panjang longgar yang menutupi seluruh tubuh, populer sebagai busana Muslimah.
- Kaftan: Busana longgar panjang dengan lengan lebar, sering dipakai untuk acara santai hingga formal.
- Tunic (Tunik): Atasan longgar sepanjang paha atau lutut, bisa dikenakan dengan legging atau celana panjang.
- Tank Dress: Gaun tanpa lengan dengan bentuk seperti tank top yang diperpanjang.
- Piyama: Pakaian tidur yang nyaman untuk istirahat dengan kesan rapi.
- Baju All Size: Baju dengan satu ukuran standar yang dirancang agar cukup fleksibel untuk muat beberapa ukuran tubuh.
Pakaian Bawahan
Pakaian bawahan dikenakan dari pinggang ke bawah. Meski jenisnya banyak, berikut beberapa istilah yang cukup menonjol:
- Skort: Kombinasi rok dan celana pendek, memberikan tampilan feminin dan fungsi praktis.
- Celana Cargo: Celana dengan banyak kantong, berfungsi untuk kegiatan outdoor.
- Legging: Celana ketat berbahan stretch, sering dipakai untuk olahraga atau gaya kasual.
- Rok Span: Rok lurus ketat yang biasanya digunakan untuk busana formal wanita.
- Slim Fit & Slim Straight: Jenis potongan celana; slim fit mengikuti lekuk kaki lebih ketat, sedangkan slim straight lurus dari paha hingga bawah.
- Kulot: Celana lebar yang mirip rok, nyaman dipakai untuk gaya kasual maupun semi-formal.
- Jeans: Celana berbahan denim yang sangat umum dan tahan lama, tersedia dalam berbagai potongan.
- Chinos: Celana berbahan katun twill ringan, cocok untuk gaya kasual hingga semi-formal.
- Palazzo Pants: Celana panjang sangat lebar dari pinggul hingga mata kaki.
- Jegging: Celana ketat yang terlihat seperti jeans namun berbahan stretch.
- Rok Plisket: Rok dengan lipit-lipit permanen.
Outerwear (Pakaian Luar)
Outerwear adalah pakaian lapisan luar yang dipakai di atas baju utama. Beberapa istilah umum:
- Cardigan: Luaran rajut terbuka di depan, bisa berlengan panjang atau pendek.
- Bolero: Jaket pendek, biasanya hanya sebatas dada.
- Blazer: Jas semi-formal, biasa dipakai untuk acara kerja atau smart casual.
- Wearpack: Baju kerja terusan dengan fungsi pelindung.
- Hoodie: Atasan pakai kerudung dengan bahan hangat.
- Sweater: Atasan berbahan tebal untuk menghangatkan tubuh.
- Jemper: Atasan rajut yang digunakan untuk menghangatkan tubuh.
- Bathrobe: Jubah longgar, umumnya digunakan setelah mandi atau untuk bersantai.
- Tuksedo: Jas formal pria untuk acara malam atau resmi.
- Vest / Rompi: Pakaian tanpa lengan yang dikenakan di atas kemeja atau kaos.
- Jaket Bomber: Jaket pendek dengan pinggang karet dan desain sporty.
- Beskap: Pakaian tradisional pria berkerah tinggi tanpa lipatan, biasa dipakai untuk acara resmi.
- Abaya: Jubah panjang dan longgar khas Timur Tengah, biasanya digunakan oleh wanita Muslim.
- Parka: Jaket panjang dengan hoodie, biasanya untuk cuaca dingin.
- Kimono (Modern): Outerwear longgar terinspirasi dari baju tradisional Jepang.
- Cape: Mantel terbuka tanpa lengan, sering digunakan sebagai fashion statement.
Pakaian Dalam dan Pelapis
Item-item ini tidak selalu terlihat, namun berperan penting dalam kenyamanan dan struktur pakaian:
- Shapewear: Pakaian ketat untuk membentuk siluet tubuh.
- Bra: Penyangga dada wanita, tersedia dalam berbagai tipe.
- Furing: Lapisan dalam pada pakaian agar lebih nyaman dan rapi.
- Longtorso: Pakaian dalam untuk menutupi area dada hingga pinggul.
- Longjohn: Pakaian dalam panjang untuk cuaca dingin.
- Manset: Pelapis lengan bagian dalam, biasanya dikenakan untuk pakaian muslimah.
- Petticoat: Rok dalam untuk memberi volume pada rok atau gaun.
- Kamisol: Pakaian tanpa lengan dengan tali.
- Hipster: Model celana dalam wanita yang menutupi bagian pinggul lebih lebar dibanding bikini.
- Bralette: Bra ringan tanpa kawat, nyaman dan sering dipakai sebagai fashion item.
- Bodysuit: Pakaian dalam satu potong ketat seperti baju renang.
- Bustier: Gabungan bra dan korset, biasa dipakai untuk membentuk siluet bagian atas.
Aksesori Fungsional dan Fashion
Aksesori melengkapi pakaian dan bisa digunakan sebagai bagian dari fungsi maupun estetika:
- Choker: Kalung pendek yang melingkar erat di leher.
- Tote Bag: Tas jinjing besar berbentuk persegi panjang.
- Goodie Bag: Tas kain sederhana, biasanya sebagai souvenir.
- Clutch: Tas kecil tanpa tali, sering digunakan pada acara formal.
- Satchel Bag: Tas bertali panjang dan berpenutup, sering digunakan untuk gaya kasual atau sekolah.
- Apron / Celemek: Pelindung pakaian bagian depan, biasa dipakai saat memasak.
- Corset / Korset: Pelapis ketat di bagian perut untuk membentuk siluet.
- Sling Bag: Tas kecil dengan tali panjang yang dikenakan menyilang.
- Beret: Topi bundar khas Prancis tanpa pinggiran.
- Resleting: Penutup berbentuk gigi bergerigi yang digunakan untuk membuka dan menutup pakaian.
Dekoratif dan Tekstil Hias
Item-item ini sering digunakan untuk memperindah pakaian, baik pada pakaian formal, adat, maupun fashion show:
- Beading: Teknik hias menggunakan manik-manik.
- Rhinestone: Batu imitasi berkilau yang ditempel sebagai dekorasi.
- Payet: Lempengan kecil mengilap untuk menghasilkan efek kilau.
- Renda: Kain bermotif terbuka (openwork) yang digunakan sebagai hiasan.
- Pleats (Lipit): Lipatan kain dekoratif atau struktural.
- Furing Bordir: Pelapis dalam yang juga dihias, umum pada kebaya dan gaun pesta.
- Aplikasi: Potongan kain atau bentuk dekoratif yang dijahit di atas kain utama.
- Garnitur: Ornamen tambahan pada busana seperti tali, pita, atau kancing hias yang ditempatkan secara strategis.
- Peplum: Potongan Busana yang Menonjolkan Siluet Feminin
- Fringe: Hiasan rumbai untuk efek dinamis.
- Patchwork: Teknik menghias dengan menyatukan potongan kain beragam pola.
- Smocking: Teknik kerut dekoratif yang juga memberikan elastisitas.
- Kerah: Hiasan kain di leher pakaian yang menambah kesan rapi dan formal.
Kenapa Istilah Pakaian Perlu Dipahami?
Memahami istilah pakaian membantu dalam banyak konteks, mulai dari belanja online, berkomunikasi dengan penjahit, membaca katalog fashion, hingga membuat konten seputar mode. Dengan memahami istilah seperti shapewear atau bolero, konsumen bisa membuat keputusan yang lebih tepat saat membeli.
Bagi pelaku industri fashion atau konveksi, penguasaan istilah juga membantu dalam proses produksi, pemesanan bahan, komunikasi dengan klien, dan branding produk. Bahkan bagi reseller atau pemilik toko online, pengetahuan ini krusial dalam penulisan deskripsi produk yang akurat dan meyakinkan.
🔗 Baca juga: Pengertian Baju dan Fungsinya
Cara Mengidentifikasi Item Pakaian dengan Tepat
Berikut beberapa cara umum mengenali jenis pakaian dan aksesori:
- Berdasarkan siluet: Perhatikan potongan utama seperti panjang lengan, bentuk kerah, dan panjang baju.
- Melalui fungsinya: Apakah item itu digunakan untuk menutup, menghias, atau membentuk tubuh?
- Dari bahan dan tekstur: Beberapa istilah merujuk pada teknik (seperti beading), bukan bentuk pakaian.
- Letak pemakaian: Di kepala, tubuh bagian atas, bawah, atau seluruh tubuh?
Dengan pendekatan ini, kamu bisa lebih mudah membedakan antara outerwear seperti cardigan dengan innerwear seperti camisole.
Kesimpulan
Artikel berisi penjelasan lengkap tentang item fashion berwujud fisik. Mulai dari pakaian dasar seperti tank top dan sweater, hingga detail dekoratif seperti payet dan rhinestone, semuanya penting dipahami baik oleh konsumen maupun pelaku industri.
Artikel ini mengajakmu untuk menjelajahi istilah fashion dari sudut yang fungsional dan praktis. Semoga kamu bisa menjadikannya referensi untuk mengenali, memilih, atau memproduksi pakaian dan aksesori dengan lebih percaya diri dan terarah.
Ringkasan Istilah
| Istilah | Kategori | Deskripsi Singkat |
|---|---|---|
| Kaftan | Atasan | Busana longgar dengan lengan lebar, cocok untuk santai dan formal |
| Tunik | Atasan | Atasan panjang hingga paha atau lutut, sering dipadukan dengan celana |
| Kulot | Bawahan | Celana lebar yang nyaman, menyerupai rok |
| Jeans | Bawahan | Celana berbahan denim, tahan lama dan kasual |
| Chinos | Bawahan | Celana katun ringan, cocok untuk semi-formal |
| Palazzo Pants | Bawahan | Celana sangat lebar dari atas hingga bawah |
| Jegging | Bawahan | Celana elastis yang tampak seperti jeans |
| Rok Plisket | Bawahan | Rok dengan lipit-lipit rapi |
| Parka | Outerwear | Jaket panjang dengan hoodie, cocok untuk dingin |
| Kimono (Modern) | Outerwear | Luaran longgar terinspirasi dari kimono tradisional Jepang |
| Cape | Outerwear | Luaran tanpa lengan, digunakan sebagai fashion statement |
| Bralette | Pelapis | Bra ringan tanpa kawat, juga sering jadi atasan |
| Bodysuit | Pelapis | Pakaian dalam ketat satu potong, seperti baju renang |
| Bustier | Pelapis | Gabungan antara bra dan korset, membentuk siluet tubuh |
| Corset | Aksesori | Pelapis ketat untuk membentuk siluet perut dan pinggang |
| Sling Bag | Aksesori | Tas kecil bertali panjang untuk dikenakan menyilang |
| Beret | Aksesori | Topi bundar khas Prancis tanpa pinggiran |
| Fringe | Dekoratif | Rumbai dekoratif pada pakaian atau aksesori |
| Patchwork | Dekoratif | Hiasan dari potongan kain dengan motif berbeda |
| Smocking | Dekoratif | Teknik kerut dekoratif yang memberi elastisitas |
❓ FAQ Seputar Istilah Pakaian dan Aksesori
Apa manfaat memahami istilah pakaian dalam dunia fashion?
Memahami istilah membantu kamu berkomunikasi lebih efektif dengan penjahit, memilih produk yang tepat, serta memudahkan dalam belanja, produksi, atau menjual kembali item fashion.
Apakah istilah pakaian bersifat universal?
Tidak selalu. Beberapa istilah diadopsi dari bahasa asing dan bisa memiliki arti berbeda tergantung konteks atau budaya, seperti kimono, abaya, atau tunik.
Di mana istilah-istilah ini biasa digunakan?
Dalam katalog fashion, deskripsi produk online, proses produksi konveksi, percakapan dengan penjahit, hingga konten edukasi dan sosial media fashion brand.
Apakah istilah di Clothing Pedia ini hanya untuk wanita?
Tidak. Clothing Pedia mencakup item pakaian dan aksesori untuk pria, wanita, dan unisex, baik modern maupun tradisional.
Apakah daftar ini akan terus bertambah?
Ya. Istilah fashion berkembang mengikuti tren dan teknologi. Artikel ini akan diperbarui seiring bertambahnya konten glosarium baru di Clothing Pedia.
Artikel di website ini ditulis oleh Drajad DK, pelaku usaha aktif dan pengelola konten edukatif di Sintesa Konveksi.
🔗 Lihat profil lengkap →